Senin, 16 April 2012

Perang Terbuka Iran Vs Amerika

send email
print this page


Sejarah amburuknya kekuasaan Shah in Shah Reza Pahtevi dan terciptanya Revolusi Islam Iran pimpinan Ayatulah Ruhollah Khomeini, bahwa Amerika Serikat telah demikian terperangah dan terpukul. Ayatulah Ruhollah Khomeinilah satu-satunya tokoh di dunia sampai saat ini yang berani menyandera para diplomat Amerika Serikat di gedung Kedutaan Besar Amerika di Teheran. 


Presiden Jimmy Carter pada waktu itu sempat mengirim pasukan elit Amerika tetapi pesawat pengangkutnya jatuh dan hancur dan segenap pasukan yang dikirim mati dengan tragis. Amerika kemudian langsung memprovokasi Irak agar menyerang Iran. Waktu itu Amerika sempat menyerahkan sejumlah senjata pemusnah massal ke pihak Irak dan senjata ini ternyata habis dipergunakan Irak. Tetapi pasukan Iran sedikitpun tindak gentar dan bila perang berlanjut Irak diperkirakan akan mengalami kekalahan.


Oleh karena Irak yang gagal menghancurkan Iran, berbalik menjadikan Irak dijadikan mangsa ambisi perang dari kelompok perang Amerika. Dua kali Irak diserbu oleh Amerika bersama sekutu-sekutunya yaitu pada masa administrasi George W. Bush Senior dan pada masa administrasi George W. Bush Jr. Ambisi perang George W. Bush Jr memang terlihat sejak awal dia berkuasa di mana Afghanistan dituduh tanpa bukti sebagai pihak yang melindungi dan menyembunyikan Osama bin Laden sebelumnya dituduh mengorganisir teror yang meruntuhkan gedung tertinggi di dunia pada waktu itu yaitu gedung World Trade Center, di New York.


Setelah Afghanistan diporak-porandakan dengan serangan militer dan mesin perang supra canggih maka runtuhlah kekuasaan Taliban di Afghanistan. Dalam penyerbuan Afghanistan ini, rudal-rudal penjelajah ditumpahkan secara massal. Setelah perang rudal ini selesai maka armada Amerika langsung ditujukan untuk meluluh-lantakkan Irak dengan dalih yang dikarang-karang, “bahwa Irak sedang mengembangkan senjata pemusnah massal dan Saddam Husein adalah sekutu dari Osama bin Laden”. 


Tetapi apa yang ditemui oleh militer Amerika di Irak setelah runtuhnya kekuasaan Saddam Husein tidak sedikit pun menunjukkan adanya rencana Saddam Husein mengembangkan senjata pemusnah massal dan juga tidak ditemukan bukti adanya kerjasama Saddam Husein dengan Osama bin Laden. 


George W. Bush Jr telah sedemikian rupa berbuat menghancurkan perekonomian dunia dan perekonomian Amerika yang sampai tulisan ini disusun, perekonomian Amerika masih morat-marit. 


Amerika berusaha menciptakan bahwa “Chinalah penyebab morat-maritnya perekonomian Amerika”. Vladimir Putin, perdana Menteri Rusia dengan tegas mengklasifikasikan Amerika sebagai pengacau perekonomian dunia. Dan ternyata masyarakat Amerika tidak berbuat apapun terhadap George W. Bush Jr kendati pengamat kaliber dunia telah selalu mengutarakan “kejahatan George W. Bush Jr”.

Iran

Sejak tampilnya Mahmoud Ahmadinedjad menjadi presiden, Iran di satu sisi berusaha memperkokoh kekuatan dalam negeri, dengan menggalakkan proyek nuklir yang dinyatakan sebagai proyek nuklir untuk perdamaian. Proyek nuklir yang digalakkan Iran sudah pasti memiliki multi fungsi yaitu untuk energi listrik dan pengobatan supra canggih, akan tetapi teknologi pengayaan uranium sudah pasti dapat dialihkan dengan mudah menjadi senjata pemusnah massal. 


Betapa takutnya Israel dan pelindungnya yaitu Amerika terhadap gerakan-gerakan Iran tersebut dan telah berusaha menggalang aliansi internasional untuk menghukum Iran dengan embargo ekonomi--bila perlu dengan kekuatan militer sebagaimana telah dipergunakan kepada Afghanistan dan Irak. 


Kampanye sistematis yang dipimpin Amerika telah berusaha menyudutkan Iran sebagai kekuatan anti demokrasi dan anti perdamaian, dan sanksi-sanksi ekonomi telah terus-menerus dikenakan kepada Iran, ditambah kampanye penyelidikan internasional terhadap proyek nuklir Iran. 


Namun Amerika bersama sekutu-sekutu dekatnya yaitu Inggris, Perancis, dan Jerman melihat ketangguhan perekonomian Iran. Sanksi-sanksi ekonomi terhadap Iran mendapat protes dari Rusia. Pihak Barat dalam hal ini Perancis dan Amerika Serikat telah melangkah lebih jauh lagi melakukan embargo perekonomian yang membatasi impor minyak bumi Iran, yang adalah sumber perekonomian yang diandalkan Iran.


Untuk melawan tindakan-tindakan sepihak Perancis dan Amerika ini, Iran telah menyatakan akan menutup Selat Hormuz dari pelayaran tanker-tanker raksasa milik Barat. Dan bila hal inilah yang terjadi maka perekonomian dunia terutama perekonomian Barat yang saat ini dilanda resesi dapat beralih menjadi malapetaka depresi ekonomi yang berpotensi mengguncang kehidupan masyarakat global. 


Barack Obama, Presiden Amerika menjawab ancaman Iran dimaksud dengan ancaman balik, di mana Amerika akan membuka dengan paksa penutupan Selat Hormuz dengan kekuatan militer dan mesin perang.

Kelihatannya Mahmoud Ahmadinedjad dengan dukungan Ayatullah Khamenei, pemimpin tertinggi dan panglima tertinggi Angkatan Perang Republik Islam Iran bersikap tidak gentar. Malahan menunjukkan bukti penguasaan Iran atas Selat Hormuz dengan uji coba rudal supra canggih yang dapat menjangkau Irak, Turki, Kuwait, Bahrain, Qatar, Arab Saudi, Uni Emerat Arab, Pakistan, dan Afghanistan di mana berpangkalan Armada Besar ke V, dan pusat-pusat militer dan mesin perang Amerika.


Saat-saat terakhir ini terjadilah demonstrasi kekuatan militer dan mesin perang antara Iran dengan Amerika yang disertai oleh saling menggertak. Keadaan ini telah sangat menakutkan masyarakat internasional oleh karena demonstrasi dan saling menggertak telah dalam kondisi dapat menyulut perang terbuka yang sangat mengerikan.

Dilihat dari sisi geopolitik dan geoekonomi dunia, Iran adalah satu basis kekuatan maharaksasa perekonomian dunia, karena itu bila Barat kehilangan akal sehat dan menyerbu Iran maka perekonomian dunia dapat mengalami malapetaka keruntuhan besar yang merugikan segenap pihak tanpa ada kecualinya. Inggris telah dengan tegas memperingatkan sekutu-sekutu utamanya agar ekstra hati-hati menghadapi Iran dan berusaha semaksimal-maksimalnya menyelesaikan krisis Iran melalui dialog.


Perang terbuka


Akan tetapi risiko besar yang sangat merugikan tidak menjadi pertimbangan bagi penguasa yang telah kehilangan akal sehat sebagaimana dahulu menghinggapi Adolf Hitler (Jerman), Benito Mussolini (Italia), dan kelompok elit militerisme Jepang. Bahwa perang terbuka antara Iran dengan Amerika bersama sekutu-sekutu dekatnya berpotensi dimulai oleh Iran mau pun oleh Amerika. Kekuatan rudal supra canggih militer Iran dalam kondisi dapat menghancurkan pangkalan besar Armada Ke V serta pangkalan-pangkalan lainnya di Timur Tengah dan Asia Selatan.


Bila Iran melakukan serangan mendadak sebagaimana dilakukan Angkatan Perang Jepang dahulu ke Pearl Harbour, dan Armada ke V serta pangkalan-pangkalan lainnya, berhasil dihancurkan. Tetapi cadangan kekuatan Amerika sungguh tidak terbatas di mana sampai saat ini bahwa adi daya militer dan mesin perang supra canggih masih berada di tangan Amerika. 


Amerika akan bergerak habis-habisan dengan mencetak mata uang dollar-nya dan membiayai operasi balasan besar-besaran yang sudah pasti meluluh-lantakkan Iran. Perlu diingat bahwa kondisi geografi Iran tidak memberi peluang timbulnya perang gerilya (perang rakyat semesta) jangka panjang melawan Amerika. Perang terbuka kelihatannya masih sangat sulit dimenangkan oleh Iran. Akal sehat dapat saja hilang di pihak Iran mau pun Amerika dan akibat perang konyol yang demikian ini pasti menghancurkan perekonomian dunia dan berpotensi merubah peta dunia. ***** ( Fajar As : Penulis adalah Pengamat Ekonomi – Politik Internasional. )

Sumber : http://waspadamedan.com/index.php?option=com_content&view=article&id=16711:perang-terbuka-iran-vs-amerika&catid=59:opini&Itemid=215

0 comments:

Poskan Komentar

Jika Admin tidak menjawab di halaman ini, mungkin Admin telah mengirimkan jawabannya melalui e-mail Anda. Jadi harap lihat e-mail Anda.

 

Exchange Link

Membuka Website yang Terblokir dengan Mudah
Copy-paste in your website/blog

Widget

DMCA.com
Ping your blog, website, or RSS feed for Free W3 Directory - the World Wide Web Directory Google PageRank Checker Powered by  MyPagerank.Net Directory submission